Cianjur, 13 Oktober 2025 — PT Dinamika Inovasi Diri International menilai bahwa rendahnya literasi pasar kerja masih menjadi salah satu tantangan utama bagi tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin terbuka, baik di dalam maupun luar negeri. Hal tersebut disampaikan perusahaan yang bergerak di bidang konsultan kerja dan broker kerja ini dalam keterangannya kepada media.
Menurut PT Dinamika Inovasi Diri International, banyak pencari kerja yang belum memahami secara utuh dinamika pasar kerja, standar kompetensi, serta perbedaan budaya kerja di berbagai sektor dan wilayah. Kondisi ini kerap memengaruhi kesiapan tenaga kerja dalam mengambil keputusan karier.
Direktur Utama PT Dinamika Inovasi Diri International, [Didi Haryanto], menyampaikan bahwa peningkatan literasi pasar kerja perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan edukatif dan konsultatif.
“Informasi pasar kerja sering kali tersedia, namun tidak selalu dipahami dengan benar. Peran konsultan kerja adalah membantu menerjemahkan informasi tersebut menjadi panduan yang relevan bagi tenaga kerja,” ujarnya.
Sebagai broker kerja, PT Dinamika Inovasi Diri International menjalankan fungsi analisis dan fasilitasi dengan menghubungkan kebutuhan mitra industri dan kesiapan sumber daya manusia. Perusahaan secara aktif melakukan kajian terhadap tren ketenagakerjaan serta perubahan kebutuhan kompetensi, yang kemudian dijadikan dasar dalam memberikan rekomendasi strategis.
Perusahaan menegaskan bahwa seluruh layanan yang diberikan berfokus pada pendampingan, perencanaan, dan konsultasi, serta tidak mencakup kegiatan penempatan tenaga kerja. Pendekatan ini dinilai dapat membantu menciptakan ekosistem kerja yang lebih transparan dan profesional.
“Tenaga kerja yang memiliki pemahaman pasar kerja yang baik akan lebih siap menghadapi tantangan dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” tambah [Didi Haryanto].
PT Dinamika Inovasi Diri International berharap, peningkatan literasi pasar kerja dapat menjadi fondasi dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan.